Dikucilkan Warga, Anak Ini Angkut Jenazah Ayahnya Sendirian, Diikat Dalam Karung Pakai Sepeda

Written on September 04, 2020 by penulis

Seorang anak yang dikucilkan oleh warga desa harus mengangkut jenazah ayahnya sendirian.




Anak tersebut mengikat ayahnya dalam karung dan mengangkutnya dengan sepeda.

Penduduk desa sekitar menyebutkan bahwa mereka menolak untuk menyentuh tubuh jenazah ayah anak itu. Kejadian tersebut terjadi di India.



Seperti dilansir oleh India Today, Rabu (2/8/2020), anak itu terpaksa harus membawa jenazah ayahnya sendiri ke pemakaman.

Warga desa menolak untuk membantu prosesi pemakaman untuk jenazah ayah dari anak tesrebut.

Peristiwa yang terjadi di Desa Lankabahal, Distrik Bolangir, Odisha, India tersebut menggambarkan stigma sosial di India.

Beberapa desa di India memang masih memakai kelas sosial. Maka pemakaman pun tidak ada yang mau membantu.

Anak dari jenazah tersebut terpaksa melakukan semua prosesi pemakaman ayahnya.
 
Pria itu memasukkan jenazah ayahnya ke dalam karung lalu mengikatnya di sisi belakang sepeda.

Penduduk desa membantah dan mengatakan bahwa mereka membantu pria itu membawa jenazah.

Hal tersebut lantaran dia berasal dari kasta yang lebih rendah. Orang yang meninggal tersebut diidentifikasi bernama Akhaya Patra.



Video anak membawa ayahnya menggunakan sepeda telah menjadi viral di media sosial India.

Istri dari almarhum mengatakan kepada India Today bahwa tidak ada yang datang untuk membantu karena mereka termasuk dalam kasta rendah.

“Tidak ada yang datang untuk upacara terakhir suamiku. Anak dan saudara ipar saya membawa jenazah ayahnya dengan sepeda dan melakukan upacara terakhir,” katanya.

Pegawai layanan di Distrik Bolangir, Arindam Dakua mengatakan bahwa keluarga itu belum meminta bantuan dari kantor administrasi setempat.

“Mungkin dia belum meminta bantuan siapapun dari administrasi, Bahkan BDO tidak mengetahui kejadian tersebut. Mereka jelas diinstruksikan untuk membantu di bawah Harischandra Sahayata Yojana. Namun, dia akan mendapatkan bantuan keuangan,” katanya.
Khusus untuk Pemerintah Odisha, pada tahun 2013 telah meluncurkan Harischandra Sahayata Yojana yang berfungsi untuk membantu keluarga miskin secara finansial dalam melaksanakan rutual terakhir kerabat yang telah meninggal.

Pada 23 Februari 2020 lalu, Ketua Menteri Odisha, Naveen Patnaik mengatakan sebanyak 79.578 keluarga telah menerima sekitar 17,63 crore Rupe (Rp 35 Miliar) sebagai bantuan di bawah Harischandra Sahayata Yojana pada tahun anggaran 2019-2020.

Sumber: tribunnewswiki.com

'Bayar Air Susu Saya', Ibu Kandung Membalas, Emosi Digugat Anaknya Soal Warisan dan Tolak Berdamai

Written on September 04, 2020 by penulis

 Kasus sengketa warisan antara Praya Tiningsih (52) dan anak kandungnya, Rully Wijayanto, di Lombok, Nusa Tenggara Barat ( NTB), terus berlanjut.




Ningsih, sapaan akrab Praya Triningsing, menyatakan menolak konsep perdamaian yang diajukan Rully saat sidang keempat di Pengadilan Agama Praya Kamis (13/8/2020).


Tak hanya itu, dirinya sempat emosi dan mengancam akan menuntut air susu yang sudah diberikan selama Rully dirawat dan dibesarkan.

"Pokoknya saya tidak maafkan dia (Rully), pokoknya dia harus bayar air susu saya, saya sudah capek jadi ibu, saya sudah bosan," kata Ningsih, Kamis (13/8).
 
 
 
 
Ningsih juga menolak beberapa poin di dalam konsep yang ditawarkan Rully, salah satunya poin pertama yang berbunyi, "Penggugat mohon dicantumkan bagian masing-masing ahli waris di dalam amar putusan perkara ini sesuai dengan hukum Faraid Islam".
"Ya, saya tolak poin pertama. Dia (Rully) tetap mau bagi tanah tersebut, tapi wasiat bapaknya tidak boleh dibagi," katanya.

Lalu, Ningsih juga menolak poin keempat bagian b soal penjelasan penggunaan uang Taspen.

"Saya tolak juga yang b poin nomor empat, soal Taspen, karena yang Taspen itu lebih ke hak saya," kata Ningsih.

Sikap Ningsih itu membuat Rully sangat kecewa. Dirinya menganggap, pembagian harta warisan itu dilakukan agar mengetahui hak nya, dan tidak ada pihak luar yang ikut campur terhadap warisan ayahnya.

"Nanti kalau sudah putusan, kita akan tahu hak-hak kita, hak adik saya, hak mama saya, dan ini juga untuk jaga-jaga kalau nanti ada yang mengeklaim harta warisan almarhum bapak," kata Rully.

Selain itu, Rully menjelaskan, rumah warisan milik sang ayah juga tidak akan dirusak atau pun dijual, dan akan tetap menjadi rumah bersama.

"Walaupun sudah dibagi, rumah itu tidak akan dirusak, tidak akan disekat atau tidak akan dijual. Tetap rumah itu berdiri seperti semula, hanya saja kita tahu hak-hak kita," kata Rully.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rully dan Ningsih terlibat sengketa warisan tanah seluas 4,2 are dan uang deposit milik almarhum suami sekaligus sang ayah.

Rullu menggugat sang ibu karena merasa kecewa Rully tidak diizinkan membuat membuat dapur dan ruang tamu.

Sumber : tribunnews.com

Viral Pemancingan Pakai Pemandu Wanita, Warganet: Pantes Bapak-bapak Hobi

Written on September 04, 2020 by penulis

Beredar sejumlah foto yang memperlihatkan sebuah pemancingan disebut-sebut memiliki fasilitas pemandu wanita. Gambar-gambar pemancingan pakai pemandu wanita sek"i ini viral di media sosial.




Seperti dalam postingan akun Facebook Hobi Mancing yang diungga pada Senin (24/8/2020). Foto serupa juga ditemukan dalam unggahan akun Twitter @PenjahatGunung, Minggu (23/8/2020).

Dalam unggahan itu terlihat seorang wanita berpenampilan seksi terlihat menemani para pria yang sedang memancing. Perempuan itu memakai kaus tank top warna hijau gelap dan rok mini warna putih.

Penampilan wanita itu tampak sangat mencolok dan kontras dengan lingkungan sekitarnya.
 
Sebuah foto memperlihatkan wanita cantik itu merangkul seorang pria yang sedang duduk di pinggir kolam pemancingan. Keduanya tersenyum ke arah kamera.
Wanita itu juga terlihat tidak risi ketika diajak selfie oleh pria pemancing lain. Ia pun berfoto ria dengan sejumlah pria yang sedang memancing.

Foto yang lain menunjukkan wanita berambut hitam ini menggandeng tangan seorang pemancing.

Sejumlah pemancing yang berfoto dengan si wanita seksi ini pun terlihat sumringah.

Dalam postingannya, akun Hobi Mancing memberi narasi seperti berikut.

"Baru tau.. ternyata sekarang mancing ada pemandunya.. pantes kok bapak-bapak sekarang hobinya mancing," tulisnya.

Sementara akun Twitter @PenjahatGunung menulis, "Alasan bapak bapak pada semangat mancing."

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui pasti kebenaran informasi mengenai pemancingan pakai pemandu wanita itu. Termasuk lokasi serta identitas wanita tersebut.

Namun unggahan yang beredar mendapat beragam komentar kocak dari netizen. Salah satu warganet menduga kejadian dalam foto tersebut berlangsung di Thailand.

"Thailand ini mah wkwkwk, dari plat mobilnya sih putih khas thailand," ujar @rizkiharin****.

Beberapa warganet mengira foto tersebut hanya sebuah rekayasa. Namun ada juga yang menanggapinya dengan serius.

"Oh gitu. Pantesan dulu mantan suamiku begitu mancing mulu lupa ama yang di rumah. Gak kasih nafkah lahir batin. Gara-gara suka mancing. Ternyata oh ternyata. Untung aja sekarang mah sudah terlpas sama orang macam yang begitu. Alhamdulillah," ungkap Nur**.

"Di grup mancing manapun ada ini foto bikin alamat susah dapat ijin mancing dari istri," kata Cei**.

Sumber : batamnews.co.id

Menyentuh Hati, Istri Meninggal Saat Suami Ijab Kabul Dengan Adiknya

Written on September 03, 2020 by penulis

memegang hati, istri wafat ketika suami ijab kabul dengan adiknya

seorang wanita wafat dunia dikala suami lagi melakukan ijab kabul menggunakan saudara termuda kandungnya. Cerita miris sekalian memegang ini benar  – betul sudah terjalin.


Si suami menikah dengan saudara termuda kandung dari si istri, dan pula istrinya ada ketika ijab kabul. Namun nasib mengungkapkan lain, dikala lagi melakukan ijab kabul, si istri menghembuskan nafas terakhirnya.

Perkawinan tersebut bukan karna tanpa karena, istrinya sahih memohon pada si suami buat menikahi adik kandungnya.

Peristiwa tersebut dirasakan sang seorang perempuan   bernama nor. Dia wafat dunia saat si suami menikah buat ke 2 kalinya.

Nor memohon suaminya buat menikahi adik kandungnya karena nor lagi mengidap kanker rahim stadium 4. Harapan nor izin kelima anaknya menemukan kasih sayang berdasarkan seorang ibu.

Sepanjang nor mengidap sakit kanker, adiknya, karin sahih sudah mengurus kanak – kanak nor. Nor telah menderita sakit tadi sepanjang sebagian tahun baru – baru.

Karin mengatakan jikalau menikah menggunakan abang iparnya bukan menggambarkan keinginannya seorang diri, beliau cuma menuruti permintaan kakaknya.

Dikutip dari tribunnews. Com, “famili kami terdapat riwayat kanker. Saya sudah sempat dioperasi, saat ini tidak terdapat permasalahan lagi, ” tambah karin.

Karin yg awal mulanya menolak permintaan si kakak karna usianya masih relatif muda, 20 tahun, kesimpulannya menurutinya.

Karna dia nir hingga hati memandang muka & jua juga penderitaan si kakak. Belum lagi kanak – kanak nor masih amat kecil.
 

“anak kesatu berusia 9 tahun, dan pula yang bungsu masih balita. Kelima anaknya wanita, ” tutur karin.

Nor dan pula suami menikah saat usianya sudah cukup tua, sampai – hingga anak – anaknya masih amat kecil. Perkawinan karin & juga suami nor dilangsungkan pada tempat tinggal   sakit loka nor dirawat.

Dikelilingi atmosfer yg amat memegang hati, ijab kabul tersebut dilaksanakan. Calon suami karin mengucapkan ijab kabul pada depan istrinya yang tengah koma.

Sehabis ijab kabul tuntas, tidak hingga satu jam, nor menghembuskan nafas terakhirnya. Pekerjaan karin bagaikan seorang guru, sebaliknya suaminya angkatan bahari.

Satu tahun sehabis menikah, suami karin wafat global karena musibah, & juga dikala ini karin belum berkeinginan buat menikah lagi. Karin cuma berpikir jika beliau mau mengasuh kelima anak kakaknya.

“inilah berkah mengasuh anak yatim. Ini seluruh rezeki mereka. Aku  cuma menumpang, ” pungkas karin.

Bila Istri Mandi Bersama Suami, Isteri Dapat Pahala Ibarat Sedekah 1000 Ekor Kambing

Written on September 03, 2020 by penulis

Bercerita perihal mandi, itu memang menjadi aktiviti wajib setiap antara kita untuk membersihkan diri. Malah sebagai ibu, kita juga sudah biasa memandikan anak-anak semasa mereka kecilBila Istri Mandi Bersama Suami, Isteri Dapat Pahala Ibarat Sedekah 1000 Ekor Kambing

 

Namun perasan atau tidak, ada satu perkara yang antara kita jarang hendak lakukan lebih-lebih lagi setelah berusia.
Apakah ditu? Ia adalah mandi dengan pasangan.
Mungkin kalau ada yang pernah buat pun sekadar di awal-awal perkahwinan sahaja. Namun bila usia perkahwinan semakin matang, terasa segan dan malas pula untuk terus melakukan aktiviti nan romantis ini.
Sebenarnya, alangkah ruginya kita sebagai isteri jika tidak mengekalkan amalan mandi bersama suami. Nak tahu apa sebabnya, jom semak!
5 Manfaat Mandi Bersama Pasangan
#1 Kekal romantis
Cara untuk kekal romantis memang banyak, dan salah satu daripadanya adalah dengan mandi bersama. Apabila suami dan isteri melakukan aktiviti privacy sepertinya ini yang dilakukan bersama-sama akan menambah keharmonian dan romantisnya hubungan di dalam rumah tangga dapat dikekalkan.
#2 Bentuk badan lebih menawan
Tidak dinafikan bila bentuk badan semakin kurang menarik boleh menyebabkan sesetengahnya berasa malu untuk mandi bersama. Namun jangan jadikan ini alasan tetapi jadikan ia sebagai semangat untuk berusaha menjaga bentuk badan dengan sebaik mungkin agar terlihat sempurna di mata pasangan.
#3 Dapat pahala ibarat sedekah 1000 ekor kambing kepada fakir miskin.
#4 Tubuh lebih bersih
Setuju atau tidak, bila mandi bersama sebenarnya lagi mudah untuk kita dapat membersihkan diri? Apa tidaknya, saat mandi bersama itulah bolehlah suami tolong sabun dan gosok pada bahagian-bahagian badan yang tidak dijangkau oleh tangan kita sendiri.
#5 Hilangkan str3ss
Kalau sesiapa yang belum pernah mandi bersama, baik cuba sekarang dan rasa kesannya. Biasanya selepas mandi bersama suami anda akan rasa lebih tenang dan bebanan atau tek4nan kerja akan hilang.
Apa Pendapat Anda? Dah Baca, Jangan Lupa Komen Dan Share Ya. Terima Kasih! Islamik Info
Jom Like Page Kami Juga Di Facebook @IslamikInfoMedia
Sumber : Keluarga

Gara Gara Dituduh Mencuri,Remaja Yatim Piatu 13 Tahun Disiksa Akhirnya Meninggal Dunia.

Written on September 03, 2020 by penulis


Nasib yang dialami oleh remaja tanggung ini sungguh menyayat hati.
Bagaimana tidak, kehidupannya sebelum ini saja sudah memprihatinkan.


Ia hidup bersama ibu dan kakek serta neneknya dalam keadaan yang tidak berkecukupan.

Remaja berusia 14 tahun ini adalah seorang anak yatim dari almarhum ayah bernama Yayat dan ibunya Aminah.

 Masih hangat di ingatan ketika beberapa waktu lalu ada seorang pria yang dituduh maling ampli sebuah masjid.

Walau bukan pelakunya, ia dibakar hidup-hidup hingga meninggal dunia.

Kejadian tersebut mirip dengan yang dirasakan Rahmat dan viral di media sosial Facebook.

Dilihat dari akun Facebook Eris Toyger Landia, ia membagikan 5 foto dalam postingannya itu.
 

Rahmat menjadi seorang korban dari pria bernama Harun yang menuduhnya maling bawang di kebun.

Karena tuduhannya itu, ia dipaksa mengaku, disiksa, dan kepalanya dibacok sampai berlumuran darah.

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Memilukan, Remaja Yatim Piatu Meninggal Setelah Dipaksa Mengaku Curi Bawang,

Sumber : TRIBUN-MEDAN.COM
By sahabatku islam at 4:06 AM

Kesal Baju Buat Jalan-jalan Tak Disiapkan, Remaja Jebolan The Voice Tendang Kepala Ibunya

Written on September 03, 2020 by penulis

Pelaku kesal karena tak segera diambilkan baju

Seorang peserta jebolan The Voice Indonesia 2019 berinisial TH dikabarkan ditangkap polisi karena menganiaya ibu kandungnya sendiri. Perbuatan TH yang berasal dari Kupang, NTT itu direkam oleh tetangganya. Ia terlihat menendang dan memukul kepala sang ibu berulang kali.





Video tersebut kemudian diviralkan di media sosial hingga akhirnya TH dibekuk polisi. Kini remaja berusia 17 tahun itu telah ditetapkan sebagai tersangka meski usianya masih di bawah umur.
1. Pukul dan tendang ibu kandung
Video berdurasi 24 detik itu pertama kali diunggah di akun Facebook Ama Jhe yang merupakan tetangga dari TH. Dalam video yang kini sudah beredar di media sosial itu memperlihatkan ibu dari TH yang sedang duduk di lantai. Tiba-tiba saja TH berdiri dan menendang serta memukul kepala sang ibu berulang kali.

Melihat sang ibu dipukul oleh TH, adik TH langsung memanggil tetangga untuk melerai kakaknya yang terus memukul sang ibu. Para tetangga berdatangan hingga akhirnya merekam kejadian tersebut. Tampak seorang wanita memakai baju biru masuk rumah dan mencoba menenangkan TH.


    "Salah satu saksi kemudian merekam kejadian itu menggunakan handphone lalu memviralkan di media sosial. Menurut para saksi di sekitar TKP kalau kejadian tersebut sudah berulangkali terjadi, sehingga salah satu saksi memviralkan kejadian itu," ujar Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Timur, Kombes Pol Johannes Bangun dilansir dari Merdeka.com.

2. Tak segera diambilkan baju
TH pukul kepala sang ibu
Pelaku saat diamankan di kantor polisi | www.suara.com
 

Dilansir dari Detik.com, Rabu (26/02/20), pemukulan itu terjadi di Desa Tuatuka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT, pukul 07.30 WIB, Rabu (26/2/2020). Pelaku TH memukul ibunya bernama Aplonia Henuk, yang seorang guru honorer.

Menurut keterangan tetangga sekitar rumah, TH memang kerap cekcok dengan sang ibu bahkan sampai memukul. Kejadian saat itu dipicu karena TH ingin sang ibu segera mengambilkan baju untuknya.


Kepala Bidang Humas Polda NTT Kombes Johannes Bangun juga mengatakan, TH meminta sang ibu untuk mengambilkan baju karena hendak berangkat jalan-jalan ke Kota Kupang.

Siswi SMAN 1 Fatuleu itu marah karena permintaannya tak kunjung dipenuhi karena ibunya saat itu sedang memasak. Hingga sampai akhirnya TH emosi dan nekat memukul ibunya sendiri.